ANALYTICAL EXSPOSITION TEXT
Liburan
kian berlalu, sebentar lagi kita kembali bersekolah seperti biasa. Dan mungkin Analytical
Exposition Text adalah salah satu pelajaran pembuka “otak” kita sekarang
ini. Meski sedikit menyebalkan memang, mau tidak mau kita harus mempelajari
salah satu jenis teks yang satu ini demi kelancaran “sekolah kita” dan tentu
peningkatan pemahaman bahasa Inggris yang kita miliki.
Bagaimanapun, Analytical Exposition merupakan bagian penting dalam pelajaran bahasa Inggris. Jika sobat ingin memahaminya, mari kita bersama-sama menelaah pelajaran ini dengan seksama, jangan lupa berdo’a semoga dengan membaca tulisan di bawah ini kita diberi pemahaman lebih, oke..
Definisi dan Tujuan Analytical Exposition
Pengertian
atau definisi analytical exposition text sebenarnya sangat mudah dipahami.
Secara bahasa, “Analytical” bermakna, “examining or liking to examine things
very carefully” (Cambridge). Artinya, (suka memeriksa / menguji sesuatu
secara hati-hati). Sedangkan makna exposition sendiri sudah pernah saya
jelaskan pada tulisan tentang hortatory exposition, yaitu “a comprehensive
description” atau penjelasan secara luas.
Dengan demikian, pengertian Analytical Exposition bisa dipahami sebagai text yang mencoba memberikan penjelasan secara komprehensif tentang suatu masalah dengan menampilkan pendapat-pendapat pendukung secara hati-hati.
Sedangkan tujuan utama analytical exposition text ini adalah, “ to attempt to persuade the reader to believe something by presenting one side of the argument.” Artinya mencoba meyakinkan pembaca agar mempercayai sesuatu dengan memberikan satu sisi pendapat saja.”
Mengacu pada tujuan analytical exposition ini, hal ini tidak bermakna bahwa dalam analytical exposition berisi satu argumen saja, akan tetapi berisi berbagai argumen yang memiliki tujuan sama.
Generic Structure of Analytical Exposition
Perbedaan
susunan antara hortatory exposition dengan analytical exposition hanyalah pada
struktur terakhirnya saja. Jika hortatory exsposition diakhiri dengan recommendation,
analytical expostion diakhiri dengan conclusion. Untuk lebih
jelasnya mari kita simak di bawah ini:
Thesis
Seperti
pada jenis teks lainnya, thesis ini berisi pandangan penulis tentang suatu
masalah secara lebih sederhana. Untuk lebih jelasnya silahkan baca
penjelasan mengenai thesis statemen pada teks hortatory.
Series of Argument
Series
of Argument berisi beberapa penjelasan lanjutan dari keterangan sederhana dalam
thesis statement. Ketika menulis argument ini, diusahakan agar lebih teliti
lagi karena pada bagian inilah sebuah tulisan bisa mempengaruhi pembaca. Jika
perlu, sertakan pendapat menurut para ahli.
Conclusion
Conclusion
sering juga disebut dengan reiteration. Pada bagian ini, kita hanya
dituntut untuk menyimpulkan, atau lebih sederhananya kita mengungkapkan kembali
apa yang dijelaskan pada thesis statement.
Contoh Analytical Expositon
Jika
kita ingin mengetahui contoh analytical exposition, kita bisa menemukannya
dengan mudah pada editiorial berita. Selain itu kita juga bisa lihat pada teks iklan /advertisement, pamplet, poster dll.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar